1. Pengelolaan, pemanfaatan, dan pemeliharaan sarana dan prasarana

Dengan mempertimbangkan perkembangan Kota Medan dan Provinsi Sumatera Utara dan pertumbuhan jumlah penduduk dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, maka STMIK Triguna Dharma Medan perlu memperhatikan dan mengupayakan pengembangan fisik, sejalan dengan tuntutan perkembangan masa depan kebutuhan tenaga manajemen, baik itu prasarana maupun sarana.

Sarana dan prasarana yang tersedia di program studi manajemen informatika komputer pemanfaatannya telah dilakukan secara optimal. Untuk gedung perkuliahan, laboratorium, perkantoran dan perpustakaan baik indoor maupun outdoor dilakukan pengecatan setiap 2 tahun sekali. Komputer beserta peralatan yang ada di laboratorium perawatan dilakukan setiap bulan dan penggantian dilakukan setiap 2 tahun sekali.

2. Ketersediaan dan kualitas gedung, ruang kuliah, laboratorium, perpustakaan, dan lain-lain

  • 16 unit ruang laboratorium komputer,
  • 17 unit ruang kuliah masing-masing dengan kapasitas 42-45 orang setiap ruangan,
  • 1 unit ruang perpustakaan,
  • 1 unit ruang Ketua,
  • 1 unit ruang WAKA I,
  • 1 unit  ruang WAKA II,
  • 1 unit ruang WAKA III,
  • 1 ruang dosen,
  • 1 ruang badan eksekutif mahasiswa,
  • 1 ruang musholla,
  • 1 unit ruang internet,
  • 1 unit ruang music,
  • 1 unit ruang teknisi,
  • 1 unit lapangan olahraga/serbaguna,
  • 1 unit kantin,
  • 1 unit parkir,
  • 1 unit ruang genset.

Untuk ruang kuliah dan ruang laboratorium, dimana setiap ruangan diberikan sarana dan prasarana berupa AC, LCD, OHP, White board, meja dosen dan locker.

Dengan jumlah mahasiswa saat ini sebanyak 1163 orang ketersediaan gedung kuliah cukup memenuhi kebutuhan perkuliahan dan pelayanan mahasiswa. Gedung kuliah yang dimiliki merupakan milik sendiri berupa gedung tembok permanen. Ruang laboratorium sebanyak 16 unit dimana tiap ruangan dilengkapi dengan 25 unit komputer P-IV. Jumlah ruangan ini masih dapat memenuhi kebutuhan praktek maupun perkuliahan mahasiswa. begitu juga dengan ruang perkuliahan. Luas ruang perpustakaan STMIK Triguna Dharma Medan 40 m2, dengan jumlah koleksi buku teks 325 judul, dan 10 jenis jurnal. Jumlah koleksi seluruhnya 1390 eksemplar. 


3. Fasilitas komputer dan pendukung pembelajaran dan penelitian

STMIK Triguna Dharma Medan selain memiliki laboratorium komputer untuk kepentingan pembelajaran, juga memiliki komputer untuk kepentingan manajemen dengan fasilitas Wifi dan Jaringan. Disamping itu untuk proses belajar mengajar STMIK Triguna Dharma Medan juga memiliki LCD, OHP, dan alat pengeras suara.

Dalam konteks untuk meningkatkan kemampuan dosen dalam penelitian dan pengabdian masyarakat, pihak STMIK Triguna Dharma Medan juga menyediakan sarana komputer untuk media penulisan dan juga menyediakan jurnal dari hasil tulisan yang akan dipublikasikan.

4. Kesesuaian dan kecukupan sarana dan prasarana

Berdasarkan jumlah fisik sarana dan prasarana yang dimiliki oleh STMIK Triguna Dharma Medan dibandingkan dengan jumlah mahasiswa yang ada saat ini cukup dapat untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa dan dosen beserta staf pengajar. Dimasa yang akan datang sarana yang ada direncanakan akan ditambah, sesuai dengan pertambahan jumlah mahasiswa.

Begitu pula pemakaian prasarana yang ada seperti : ruang dosen, ruang kuliah, ruang laboratorium, ruang BEM, ruang administrasi dan perpustakaan dianggap cukup, sehingga tidak ada pemakaian ruang yang kurang maksimal pemakaiannya. Disamping itu tersedia lapangan terbuka yang dapat dipergunakan multi fungsi seperti: kegiatan olahraga dan pentas seni dan budaya.

5. Keberlanjutan pengadaan, pemeliharaan dan pemanfaatannya

Untuk rencana jangka pendek dan menengah kebutuhan sarana dan prasarana masih cukup memadai. Sebaliknya untuk rencana jangka panjang, kebutuhan sarana dan prasarana ada beberapa yang mesti harus ditambah dan diperbarui antara lain sarana komputer dan jaringan. Untuk pemeliharaan sarana dan prasarana saat ini sudah cukup optimal, begitu pula untuk pemanfaatannya juga sudah optimal.

Sarana dan prasarana yang tersedia di program studi manajemen informatika komputer yang digunakan untuk proses belajar mengajar dan penunjang dapat dikatakan sudah hampir lengkap. Dalam proses belajar mengajar 100% mata kuliah mempunyai buku teks di perpustakaan dan 60 % mata kuliah telah mempunyai diktat serta buku petunjuk praktikum.